Menu Tutup

Poin Penting Yang Bisa Dilakukan Untuk Memenuhi K3 Dalam Perusahaan

k3 dalam perusahaan

K3 Dalam Perusahaan – K3 terkait dengan Keselamatan dan Kesehatan Kerja dalam sebuah perusahaan. K3 ini dapat diwujudkan oleh perusahaan dengan melakukan berbagai hal. Untuk menentukan poin perbaikan dan peningkatan K3, berikut adalah beberapa poin k3 dalam perusahaan yang harus diperhatikan.

K3 Dalam Perusahaan

Poin Penting Yang Bisa Dilakukan Untuk Memenuhi K3 Dalam Perusahaan

1. Pastikan Lingkungan Kerja Sesuai Standar

Terdapat banyak aturan mengenai lingkungan kerja. Baik secara internal maupun eksternal. Misalnya luas pabrik atau perusahaan, pengaturan tempat kerja, hingga cara meletakkan berbagai mesin yang digunakan.

Hal detail semacam ini kadang sulit diterapkan pada perusahaan pemula. Namun, semakin dini penerapan lingkungan kerja yang baik maka hasil produksi perusahaan juga akan meningkat.

Tidak perlu menunggu perusahaan besar terlebih dahulu untuk melakukan langkah ini. Akan jauh lebih baik jika sejak rencana awal pendirian, desainer dan arsitek memperhatikan tata letak dan bentuk bangunan agar sesuai dengan K3 dan ISO.

2. Asuransi Pegawai

Pegawai berjasa besar bagi bisnis perusahaan. Pastikan setiap pegawai memiliki asuransi. Jika perlu, berikan layanan untuk mengurus keperluan asuransi.

Ini menandakan bahwa perusahaan peduli dengan kehidupan pegawai. Terlebih lagi, jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan misalnya pegawai sakit, perusahaan akan lebih mudah membantu penyembuhannya.

3. Urutan dan Daftar Pekerjaan Jelas

Daftar pekerjaan seringkali tidak dituliskan dalam bentuk dokumen. Ini harus dihindari. Sebab, k3 juga menyangkut kesejahteraan pegawai.

Jika seorang pegawai yang bekerja di luar jam kerja secara berlebihan, atau mengerjakan terlalu banyak tugas sangat tidak baik. Ini bahkan bisa berdampak pada kehidupan pribadinya juga.

Dokumen urutan kerja dan daftar pekerjaan setiap bagian produksi harus detail. Ini juga berfungsi untuk menjaga kualitas dan evaluasi untuk jangka panjang.

4. Honor Sesuai dengan Beban Kerja

Selain menjaga kualitas, daftar dan durasi pekerjaan berpengaruh pada pemberian honor. Setiap pegawai berhak atas honor yang sesuai dengan beban kerja.

Perhitungan honor harus disesuaikan dengan UMR, tingkat pendidikan dan beratnya pekerjaan pegawai. Ini terkait dengan kesejahteraan pegawai.

Kesejahteraan ini bisa juga mendukung kemajuan perusahaan. Sebab, pegawai yang loyal akan meningkatkan pendapatan perusahaan juga.

5. Ada Fasilitas Kesehatan Di Perusahaan

Fasilitas kesehatan sebenarnya harus ada di setiap perusahaan. Meski bukan pabrik produksi yang memiliki beragam alat atau bahan berbahaya.

Setiap pegawai memiliki kemungkinan untuk merasakan kelelahan atau sakit saat bekerja. Sebelum dirujuk ke klinik, perusahaan bisa memberikan pertolongan pertama kepada pegawai.

Ini adalah bentuk tanggungjawab perusahaan. Pertolongan ini misalnya memberikan tabung oksigen, mengukur tensi, atau sekedar tempat beristirahat sambil menunggu ambulans.

6. Menentukan Kemungkinan Kecelakaan Dan Pencegahannya

Sebagai pemilik pabrik tentu ia mengetahui kemungkinan masalah apa saja yang bisa ditemui selama pegawai bekerja. Misalnya untuk pekerjaan di pabrik konstruksi.

Banyak benda berat, mesin besar dan mungkin las yang panas. Melalui pengetahuan terhadap bahaya-bahaya ini, pimpinan bisa menemukan pakaian kerja seperti apa yang aman.

Pencegahan lain bisa berupa penambahan fasilitas dalam ruangan, sehingga kecelakaan bisa diatasi dengan cepat. Misalnya harus ada alat pemadam kebakaran di ruangan yang berpotensi terbakar seperti dapur.

7. Memberikan Pelatihan K3 Pada Pegawai

Jika perusahaan sudah berusaha mencegah kecelakaan dan menjaga keselamatan pegawai. Maka selanjutnya pegawai harus paham cara menyelamatkan dan menjaga dirinya.

Pelatihan K3 dalam perusahaan bisa diberikan secara berkala. Sesuaikan pelatihan dengan bidang masing-masing pegawai.

Tujuannya adalah agar masalah yang diangkat dan pembahasan yang diberikan instruktur sesuai dengan bidang masing-masing. Misalnya, pegawai bagian administrasi tentu tidak membutuhkan pengetahuan bagaimana menyelamatkan diri dari las panas atau mesin giling.

Sebab mereka berkutat dengan komputer dan berada di ruangan yang jauh dari pabrik. Begitu pula dengan pegawai di pabrik, yang tidak perlu mengetahui bagaimana memperbaiki kabel jaringan agar tidak merusak komputer dan membahayakan diri. Sebab mereka tidak bekerja dengan komputer.

K3 ini penting bagi perusahaan karena di sebabkan oleh hal-hal berikut ini :

1. Manajemen perusahaan memberi prioritas rendan pada program K3 dalam program perusahaan
2. Minimnya pengetahuan tentang K3 baik dari perusahaan ataupun karyawannya
3. Terbatasnya modal dalam memberi pelayanan K3
4. Pengawasan pemerintah yang lemah tentang penerapan K3

Lihatlah video menarik berikut ini :

Kekhususan K3 sangat penting. Biasanya penyuluhan atau pelatihan hanya dilakukan secara umum. Namun jika ingin membentuk sebuah perusahaan yang berkualitas tinggi, maka penyuluhan k3 dalam perusahaan juga harus dilakukan dengan serius. Topik penyuluhan ini harus sesuai dengan bidang pegawai.

Salam sukses – Jasa Konsultan ISO

error: Content is protected !!
× Klik untuk WA kami